SELAMAT BERGABUNG MEMBER BARU SMS INFO CENTRAL UNGGAS FARM

23 SEPTEMBER 2014---Sdr. WIHARTO dari BOGOR---Sdr. ASEP JALALUDIN, ST (PEDAGANG) dari CIANJUR---Sdr. SILKI AYU RAMADHAN (PEDAGANG) dari BLITAR---Sdr. ALI SODIK (PETERNAK) dari TULUNGAGUNG---Sdr. MUHAMMAD FATKUNADA dari TULUNGAGUNG---Sdr. DEWI NURNAINI dari KEDIRI---Sdr. EMYLIA MASHUDA dari BLITAR---Sdr. RONNY P dari BOJA---Sdr. IKA WAHYU KARYANIN (PEDAGANG) dari TEMANGGUNG---Sdr. MELLA RIWAYATI dari BLITAR---Sdr. ULFATUN FITRIA dari MAGETAN---Sdr. Drh. RIMI HIDAYATI dari BATU-MALANG---Sdr. PUJIA FAHMI (PEDAGANG) dari TASIKMALAYA---Sdr. SURAHMAN (PETERNAK) dari PAMEKASAN-MADURA---Sdr. YUDI SUKMAYADI (PEDAGANG) dari TASIKMALAYA---Sdr. PITASARI dari KEDIRI---Sdr. IMAM S dari PAMEKASAN---Sdr.HENY INDRAYANI dari CIAMIS---

PASTIKAN KEAKURATAN SUMBER INFORMASI ANDA LANGSUNG DARI SMS SERVER CENTRAL UNGGAS FARM
CENTRAL INFORMASI HARGA TELUR BLITAR
PROFESIONAL, INDEPENDEN DAN TERPERCAYA


PASTIKAN ANDA TIDAK KETINGGALAN INFORMASI HARI INI DENGAN MENJADI ANGGOTA SMS INFO

CARANYA

TRANSFER RP 50.000,-
ke REK BCA 0243945825 an DINA KUSUMAWATI
atau ke REK BRI 002101070559506 an DINA KUSUMAWATI
atau ke REK MANDIRI 1430005245293 an IWAN SETIAWAN
SMS NO HP ANDA KE 085755064745

KAMI AKAN MENGIRIMKAN SMS INFO HARGA TIAP HARI (HARGA PAGI, HARGA SIANG DAN SETIAP ADA PERUBAHAN HARGA)
UNTUK 1 BULAN KE NOMER HP ANDA

SMS INFO CENTRAL UNGGAS ACUAN STANDAR HARGA TELUR BLITAR

UNTUK KETERANGAN LEBIH LANJUT TENTANG SMS INFO HUB :
085755064745

| Official Website | http://www.central-unggas.com |

Avian Encephalomylitis (AE)

Avian Encephalomyelitis (AE) disebut juga epidemic tremaor adalah penyakit ayam yang terutama ditandai dengan gangguan saraf pusat. Avian Encephalomyelitis merupakan penyakit inveksi menular yang disebabkan oleh virus.

Angka kesakitan dapat mencapai 60%, sedangkan angka kematian berkisar antara 5-30%. Pada ayam yang sedang bertelur dapat terjadi penurunan produksi, daya tetas telur menurun karena kematian embrio. Ayam yang sembuh dari penyakit AE dapat menderita katarak atau buta.

Avian Encephalomyelitis disebabkan oleh virus yang terdapat di feses dapat tahan sampai 4 minggu. Ayam yang sembuh dari AE akanmenjadi kebal dan tidak menjadi sumber penyakit. Kekebalan yang diperoleh baik dari infeksi maupun hasil vaksinasi bertahan cukup lama dan bisa seumur hidup.

Pada ayam muda, jika gejala klinis muncul pada umur kurang dari 2 minggu berarti infeksi terjadi melalui telur. Jika gejala klinis muncul paada umur lebih dari 2 minggu berarti infeksi terjadi secara horizontal. Penyakit umumnya terjadi pada umur 3 minggu. Gangguan yang tampak:
ataksia, tremor pada kepala leher lumpuh dan akhirnya mati. Pada ayam petelur gangguan yang terjadi tidak khas, hanya berupa penurunan produksi telur juga terjadi penurunan kualitas telur dan kualitas DOC.

penularan penyakit paling sering melalui telur dari induk tertular kepada anaknya. Selain itu juga terjadi penularan baik secara kontak langsung maupun tidak langsung.

Pencegahan:
  1. Membeli DOC dari perusahaan pembibitan yang telah melakukan vaksinasi AE pada induknya.
  2. Melakukan Vaksinasi AE secara teratur.
Pengobatan:
Tidak ada obat yang dapat menyembuhkan AE. Pada ayam masih sehat diusahakan supaya kondisi badan tetap baik, nafsumakan dirangsang vitamin dan pencegahan infeksi sekunder dengan memberikan antibioti.


---semoga bermanfaat---

Harga telur hari ini di Makasar

Konfirmasi pembayaran member sms info harga telur blitar terkini
Sdr. Jupri agen telur dari Makasar
29 Januari 2010
Informasi Yang Cepat, Tepat dan Akurat Komitmen Kami.
Setiap saat ada perubahan harga, SMS langsung masuk ke Hand phone Anda.
Terpercaya, Terbukti dan Teruji
Dengan member rutin, pedagang dan peternak lebih dari 100 kota di Indonesia
Bergabunglah sekarang juga



Baru saja ada member sms info baru dari makasar, sempat saya ngobrol sebentar dengan bapaknya ini. Ternyata beliaunya ini agen telur disana. Sempat saya berpikir, kenapa kok butuh informasi harga telur dari blitar? Sepengetahuan saya makasar populasi layernya juga cukup besar. Bahkan saya pernah ngobrol dengan member sms info yang ada di Kalimantan, pada saat-saat tertentu harga telur dari sulawesi ini sampai ke kalimantan bisa lebih murah dari telur blitar.



Berasarkan informasi pak Jupri dari makasar ini telur ras disana dijual per papan atau per tray. Satu papan isinya 30 butir. Yang kalau ditimbang beratnya kira-kira sekitar 1,8 kg. Saat ini menurutnya harga belinya agen disana per papan ini 18000, jadi kalau saya hitung harga per kilo nya sekitar 10000. Ya... rasanya masih tetep murah beli telur lokal disana dari pada mendatangkan telur dari blitar.



Terus saya tanya lagi, kenapa mau langganan info dari blitar pak? kan tidak mengambil barangnya dari blitar, ternyata untuk telur ras memang mengambil dari farm lokal tetapi untuk telur puyuh, telur itik dan telur arab masih mengambil dari blitar. Biasanya dalam satu kontainer tersebut berisi 3 jenis telur tersebut. o.... begitu to ceritanya, jadi tahu sekarang kalau di sulawesi kebutuhan 3 komoditi tersebut masih juga mendatangkan dari blitar.


Tipe DOC (day old chick)

DOC(day old chick), anak yam umur 1 hari sangat menentukan keberhasilan usaha ternak ayam. Kondisi DOC yang baik merupakan modal awal yang sangat penting.

DOC yang baik ditandai dengan kriteria sebagai berikut:
  1. Berat badn memenuhi berat ideal, yaitu 35 g atau sesuai berat badan standar, yaitu tidak kurang dari 32 g. Berat badan DOC berkorelasi positif terhadap laju pertumbuhan ayam.
  2. Berperilaku gesit, lincah, dan aktif mencari makan. Jika dipegang akan bereaksi, kotoran tidak lengket di dubur.
  3. Posisi dalam kelompok selalu tersebar.
  4. Rongga perut elastis, pusar kering tertutup bulu kapas yang halus, lembut dan mengkilap.
  5. Mata bulat dan cerah.
Apabila dalam upaya pemilihan bibit ini peternak mampu mengidentifikasikan kondisi berdasar kriteria diatas, maka paling tidak hal ini akan mengurangi resiko karena adanya faktor dalam yang tidak kita kehendaki.

Dalam dunia peternakan, bibit ayam ras petelur oleh para breeder dibedakan menjadi dua tipe, yaitu tipe ringan dan tipe sedang.

DOC tipe ringan

Ayam tipe ringan ini dikembangkan secara khusus untuk memproduksi telur. Seluruh sumber daya yang dimiliki ayam dikerahkan untuk produksi telur. ayam tipe ringan ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  1. Badan kecil, ramping dan berperilaku lincah.
  2. Jengger tunggal, berukuran besar serta seolah-olah jatuh kesamping.
  3. Mata bersinar cerah.
  4. Kedewasaan kelamin tumbuh awal, umur 4 bulan mulai produksi.
  5. Produksi telur tinggi, dengan kulit telur agak tipis dan berwarna putih.
  6. Lebih peka terhadap lingkungan dan mudah terkejut.
Beberapa strain yang termasuk dalam tipe ringan adalah Babcock, Hisex white, Ross white, Hubbard leghorn.

DOC tipe sedang

Ayam tipe sedang ini dikembangkan untuk memproduksi telur sekaligus daging (sesudah masa afkir). Dengan demikian, ayam jenis ini membagi sumber dayanya untuk memproduksi telur dan daging. Oleh karena itu, ayam tipe medium ini disebut juga dengan ayam tipe dwi guna. Tetapi titik berat sumber dayanya tetap diarahkan pada produksi telur. ayam tipe ini memiliki ciri-ciri sebagai berikut:
  1. Ukuran badan lebih besar dan lebih kokoh daripada tipe ringan, serta berperilaku tenang.
  2. Timbangan badanya lebih berat daripada tipe ringan, karena jumlah daging dan lemaknya lebih banyak.
  3. Otot-otot kaki dan dada lebih tebal.
  4. Produksi telur cukup tinggi, dengan kulit telur tebal dan berwarna coklat.
Beberapa strain yang termasuk dalam tipe sedang ialah Lohman Brown, Hisex Brown, Hubbard Golden Comet, Rosa Brown, Dekalb Brown, Isa Brown. Akhir-akhir ini peternak lebih cenderung memilih tipe sedang karena prduksi telurnya cukup tinggi dan daging afkiranya pun juga lumayan.



---semoga bermanfaat---

Beternak puyuh untuk menambah penghasilan

Sistem pemeliharaan puyuh ini sangat sederhana. Modalnya juga tidak terlalu besar jika dibandingkan dengan ayam petelur ataupun ayam pedaging, sehingga peternakan ini dapat dikembangkan menjadi ternak rakyat. Tapi jangan diremehkan, hasilnya pun tidak kalah jika dibandingkan dengan ternak ayam petelur maupun ayam pedaging.

Beternak puyuh ini dapat menjadi usaha sambilan keluarga, karena tenaga dan modal yang dibutuhkan tidak terlalu besar, dan pengelolaanya tidak serumit unggas besar. Beternak puyuh ini dapat dilakukan oleh bapak-bapak pensiunan, pegawai yang mencari kesibukan di luar jam kerjanya, ataupun pemuda atau pelajar yang ingin memanfaatkan waktu luangnya untuk sebuah kegiatan positif dan menghasilkan uang yang cukup lumayan. Tempat yang dibutuhkan tidak terlalu luas, pojok kebun atau sudut belakang rumah bisa dimanfaatkan untuk kandang mini yang dapat dipindah-pindahkan.

Puyuh termasuk ternak dengan produktifitas tinggi. Siklus hidupnya cukup singkat yaitu saat berumur 35-42 hari, burung ini sudah mulai berproduksi atau bertelur. Jadi mulai dari awal berinvestasi sampai pemungutan hasilnya berlangsung dalam waktu yang cukup singkat.


Keadaan inilah yang menyebabkan semangat bagi peternak dibandingkan dengan beternak unggas lain. Menurut pengalaman beberapa peternak, puyuh lebih tahan penyakit dibandingkan dengan ayam kampung dan ayam ras. Jadi kekhawatiran terkena wabah penyakit tidak sebesar persentase pada ternak ayam.

Pada umumnya masyarakat beternak puyuh untuk memproduksi telurnya. Sama seperti beternak ayam dan itik, puyuh jantan digemukan dan dijadikan puyuh pedaging. Puyuh betina menjadi puyuh petelur dan ketika produksinya sudah berkurang (puyuh apkir), juga dijual sebagai unggas potong.



-----semoga bermanfaat-----



baca juga:

Fase pemeliharaan puyuh petelur




Prediksi harga telur tahun 2010 yang tepat dan akurat

Sering kali di blog ini saya menulis bahwa harga telur di pasaran itu bukan dibentuk oleh pedagang maupun peternak. Kenyataanya harga itu terbentuk dari daya serap pasarnya. Spekulan atau pedagang kadang juga bisa menggerakan harga itu naik atau turun, namun hal ini tidak akan berlangsung lama, dan kembali normal lagi sesuai dengan mekanisme pasar itu sendiri. Dalam hal ini adalah Supply and demand (permintaan dan penawaran) yang sesungguhnya.

Jadi kita ini sebagai peternak maupun pedagang hanya menjadi pelaku pasar yang mencari keuntungan dari kebutuhan pasar tersebut. Untuk memperoleh keuntungan yang lebih memang diperlukan sebuah prediksi tentang naik atau turunya harga telur ini. Tidak ada sebuah prediksi yang dapat menjamin kebenaranya 100%, namun jika kita dapat membuat sebuah prediksi yang tingkat kebenaranya 80% saja, tentu bisa didapatkan sebuah keuntungan yang sangat besar.

Naik atau turunya harga telur itu pada dasarnya ada 2 faktor yang sangat signifikan, Yang pertama karena adanya permintaan telur di blitar dari luar pulau yang sangat besar atau naiknya permintaan telur dari luar kota yang cukup merata di semua kota di pulau jawa ini. Untuk memperhitungkan sebuah prediksi naik atau turunya harga ini tentu saja dibutuhkan data yang akurat. Karena sesuatu yang diperhitungkan dengan data-data yang tepat walaupun salah, hasilnya akan tetap lebih baik dari yang asal-asalan atau sekedar berdasarkan perasaan.

Klasifikasi penyakit pada unggas

Dalam usaha peternakan ayam, penyakit merupakan salah satu resiko yang kadang-kadang harus dihadapi. Oleh karena itu mengenali gejala masing-masing penyakit, mengetahui sumber penyebabnya dan dapat melakukan pencegahan penyakit, merupakan salah satu bekal yang penting bagi suksesnya usaha peternakan.

Berbagai jenis penyakit menimbulkan gejala yang sama, tetapi ada beberapa gejala khas untuk setiap jenis penyakit. Berikut ini akan saya jelaskan jenis-jenis penyakit pada unggas (ayam, puyuh, itik dan jenis unggas lainya) berdasarkan penyebabnya:

Penyakit yang disebabkan Virus:
  1. Avian encephalomyelitis (AE).
  2. Avian Influenza (AI)
  3. Chicken Anemia Agennt(CAA)
  4. Egg Drop Syndrome (EDS'76)
  5. Fowl Pox (Cacar Ayam)
  6. Helicopter Disease (Runting & Stunting Syndrome)
  7. Infectious Bronchitis (IB).
  8. Infectious Bursal Disease (IBD= Gumboro Disease)
  9. Infectious Laryngotracheitis (ILT)
  10. Limphoid Leukosis (LL)
  11. Marek's Disease (MD)
  12. Newcastle Disease (ND=Tetelo)
  13. Swollen Head Syndrome

Penyakit yang disebabkan Bakteri:
  1. Avian Tubercullosis.
  2. Chronic Respiratory Disease
  3. Collibacillosis
  4. Fowl Cholera (kolera)
  5. Injectious Coryza ( snot, pilek)
  6. Sallmonellosis (- Avian Paratypoid, - Fowl Thypoid, -Pullorum)
  7. Staphylococcosis
  8. Streptococcosis
  9. Necrotic Enteritis

Penyakit yang disebabkan oleh parasit dalam (endoparasit):
  1. Protozoa (-Koksidiosis
    -Leucocytozoonosis ("malaria like" unggas)
    -Malaria Unggas
  2. Cacing

Penyakit yang disebabkan oleh parasit luar:
  1. Kutu
  2. Caplak
  3. Tungau
  4. Pinjal

Penyakit yang disebabkan oleh Jamur dan racun Jamur:
  1. Aspergillosis
  2. Mycotoxicosis
Penyakit Yang disebabkan oleh berbagai macam:
  1. Hidrops Ascites


-----semoga bermanfaat-----

Seandainya harga telur di peternak itu kompak...

Yah... masih tetep saja harga telur di awal 2010 ini belum terlihat menguntungkan bagi peternak. Membuat kita meraba-raba kenapa masih begini? mengapa tetep begitu, dan sebagainya dan sebagainya. Berbagai opini keluar, mulai dari mungkin over produksilah... mungkin telur luar negeri masuk lah... dan banyak kemungkinan-kemungkinan lainya lagi.

Kalau kita mempunyai data-data , misalnya tentang data populasi layer di indonesia, data kebutuhan telur nasional yang kesemua data-data tersebut akurat, tentu saja kita bisa dengan cepat membaca situasi yang ada dan mengambil langkah-langkah strategis yang diperlukan. Nah, karena data yang ada itu tingkat keakuratanya juga kurang jelas, jadi hasil analisa datanya pun yo jadi nggak jelas juga.

Karena topik kita kali ini bukan membahas masalah keakuratan data maka kita kembalikan lagi sesuai dengan judul diatas. Harga yang rendah ini membuat kita sebagai beternak banyak berandai-andai, salah satunya yaitu, kalau saja peternak se indonesia itu kompak menjual harga telurnya dengan harga yang tinggi kan enak ya...., begitu pemikiran yang ada di banyak peternak. Mereka menganggap sebagai produsen telur mestinya bisa jadi penentu harga. Wah... saya pingin ketawa saja denger pendapat seperti ini. ya... mungkin saja karena kurangnya pengetahuan saja.

Pada dasarnya, telur itu sebagai kebutuhan pokok dan juga kebutuhan tambahan, Bagi industri, hotel, restoran dan lain-lain yang membutuhkan bahan baku telur sebagai bahan pokok dan kebutuhan tambahan bagi masyarakat sebagai lauk pauk. Nah, mungkin kalau di hitung prosentasenya antara kebutuhan pokok dan kebutuhan tambahan ini mungkin 50% -50%. Sekali lagi ini mungkin lho... karena saya browsing tentang data ini juga nggak menemukan.

Nah, sekarang kita kembali ke masalah kompak tadi, kalo peternak itu kompak memasang harga tinggi maka jumlah yang terserap pasar cuma 50% tadi. Yaitu untuk mereka tetap yang membutuhkan telur dan tidak bisa dapat disubstitusi dengan bahan yang lain. Tetapi untuk yang 50% sebagai kebutuhan tambahan tadi, jika harganya terlalu mahal maka masyarakat akan mengganti dengan lauk pauk yang lain, mungkin ikan laut, daging atau yang lainnya yang menurut mereka lebih hemat.Lha kalau yang 50 % tadi tidak terserap pasar terus mau di buang kemana?, padahal tiap hari tetep saja produksi, Jadi kekompakan harga saja sebenarnya juga tidak dapat menyelesaikan masalah. Yang terpenting kita peka saja terhadap fluktuasi harga yang terbentuk oleh mekanisme alami yang ada ini. Kalau harga turun kita secepatnya menjual telurnya dan segera menaikan harga jika kita mengetahui harga sudah naik.


------semoga bermanfaat--------

Hal terpenting dalam memulai usaha beternak itik

Oleh : Rikma, Peternak bebek, Blitar
Seluruh segmentasi kegiatan peternakan itik/bebek dapat menghasilkan uang. Dimulai dari memproduksi telur tetas , telur konsumsi, DOD (day old duck ), itik dara (bayah), itik potong dan pakan. Tujuan beternak merupakan merupakan hal pertama yang harus dipikirkan, sebab sudah banyak kenyataan yang menunjukan bahwa tujuan beternaklah yang merupakan penyebab utama dalam “keberhasilan atau kegagalan” suatu peternakan itik/bebek ini. Banyak peternak itik/bebek yang berdiri sekedar hanya karena ikut-ikutan yang sudah merupakan pola bisnis umum di Indonesia, peternak seperti inilah yang dinamakan peternak marginal. Dengan mengetahui tujuan beternak maka akan mendorong segala kemampuan yang ada pada peternak hingga membangkitkan semangat usaha. Dengan tujuan yang jelas peternak akan bersungguh sungguh dalam mengelola peternakannya sebab bila tidak akan gagal dan merugi.

Untuk mencapai tujuan tersebut peternak harus mampu menerapkan dan menguasai tiga hal yaitu Teknis ,Bisnis dan Manajemen.

Teknis berarti memahami cara pengelolaan peternakan sebab alat produksi dalam beternak itu adalah mahluk hidup yang kelangsungan hidupnya tidak dapat dibiarkan begitu saja sehingga harus dikelola sesuai dengan kebutuhan itik/bebek dan semata-mata bukan atas dasar kehendak peternak saja.

Bisnis berarti semua yang dikelola dalam peternakan itik/bebek harus sesuai dengan prinsip prinsip bisnis karena tujuan dari kita beternak adalah untuk mendapatkan keuntungan. Biaya yang dikeluarkan harus sesuai dengan rincian, hal inilah yang sering dilupakan oleh para peternak itik/bebek. Mulailah beternak itik/bebek dengan kemampuan yang ada dan jangan memaksakan diri, artinya jangan beternak diluar daya dukung yang ada. Peternak itik/bebek juga harus memahami betul kaitan antara makanan, produksi, perencanaan penjualan dan situasi pasar.

Manajemen berarti mengelola seluruh unsur dalam peternakan yang terlibat didalamnya agar dapat berjalan sesuai dengan tujuan atau rencana yaitu profit. Bisa dikatakan juga manajemen dalam peternakan adalah seni, sehingga dalam penerapannya biasanya dilakukan dengan gaya yang berbeda antara satu peternak dengan peternak lainnya.

--------Semoga bermanfaat-----------


baca juga:

Bebek jantan untuk pedaging ( bebek potong)

Prospek usaha ternak ayam petelur

Setelah kita membahas tentang kendala-kendala dalam beternak ayam petelur, sekarang kita mebahas tentang prospeknya. Pengembangan usaha ternak ayam ras petelur di Indonesia memiliki prospek yang bagus, terutama bila di tinjau dari aspek masyarakat akan kebutuhan gizi. Sesuai standar nasional, konsumsi protein per hari per kapita ditetapkan 55 g yang terdiri dari 80% protein nabati dan 20% protein hewani. Pemenuhan gizi ini, khusunya protein hewani dapat diperoleh dari protein telur. Sehingga dengan demikian, usaha ternak layer ini memiliki potensi yang baik untuk dikembangkan.

Keberhasilan usaha ternak ayam petelur ini semakin mudah dicapai mengingatbanyaknya faktor penunjang atau pendukung. Di Indonesia, faktor-faktor pendukung keberhasilan usaha ternak ayam ras petelur ini antara lain adalah:
  1. Tersedianya bahan baku pakan ternak berupa jagung dan hasil ikutan produk pertanian, misalnya katul, bungkil kelapa, bungkil kacang tanah, bungkil kacang kedelai, dan lain sebagainya.
  2. Semakin berkembangnya pabrik makanan ternak siap pakai dan obat-obatan yang semakin tersebar di berbagai provinsi.
  3. semakin berkembangnya industri pembibitan ayam berupa ayam-ayam parentstock atau grand parent stock di negara kita, yang memproduksi DOC tingkatan final stock guna menyuplai para peternak.
Ayam final stock diperoleh melalui beberapa tahapan pemurnian dan penyilangan. Untuk memp[erolah bibit yang hendak disilangkan, diawali dengan pemurnian beberapa strain terlebih dahulu. Dari strain-strain murni yang diperoleh, kemudian disilangkan, dan dari hasil persilangan ini, kemudian disilangkan lagi. Dengan demikian, bibit yang di hasilkan pada tahapan tertentu merupakan hibrida double cross, yaitu hibrida yang diperoleh melalui dua kali silangan. Dalam tahapan pembibitan ini kita kenal apa yang disebut pure line stock, foundation stock, grand parent stock, parent stock, dan yang terakhir final stock.

Ada beberapa strain ayam yang kini banyak beredar atau pernah beredar di Indonesia, antara lain sebagai berikut ini:
  1. abor acres, diciptakan di Amerika 1972
  2. Dekalb WAren, Diciptakan di Amerika 1972
  3. Hyline, diciptakan di Amerika 1972
  4. Hubbard golden comet, diciptakan di Amerika 1972
  5. Kimber Brown, diciptakan di California Amerika 1972
  6. Harco, diciptakan di Amerika 1972
  7. Shaver, diciptakan di kanada
  8. Hisex, diciptakan di Belanda 1972
  9. Hypeco, diciptakan di Belanda 1972
  10. Rosella, diciptakan di negeri belanda
  11. Isa Brown, diciptakan di Inggris 1972
  12. Ross Brown, diciptakan di Inggris 1972
  13. Lohman, diciptakan di jerman 1972
  14. Enya, diciptakan di jepang
Masing-masing diciptakan oleh Breeder dan diprogramkan untuk memenuhi keunggulan standar yang diinginkan para konsumen. Keungguilan tersebut meliputi:
  1. produktivitas dan bobot telur tinggi.
  2. konversi makanan rendah
  3. kekebalan dan daya hidup tinggi, serta pertumbuhan yang baik.
  4. Masa bertelur yang panjany (long lay)
Walaupun para breeder telah berusaha memprogramkan untuk dapat memenuhi semua keunggulan diatas, namun masing-masing strain ternyata tetapp memiliki keterbatasan, sehingga tidak mungkin seluruh kriteria keunggulan tersebut dapat dicapai oleh semua strain. Akan tetapi, para breeder dalam mendistribusikan produknya yang berupa DOC, biasanya selalu menyertakan juga data-data keunggulan tiap produknya. Data yang disertakan biassanya mengenai produktivitas, konversi pakan, daya hidup, bobot telur dan lain sebagainya.



Semoga Bermanfaat


baca juga:

TERNAK AYAM PETELUR = BISNIS YANG MEMBINGUNGKAN (baca : Tidak Stabil), masa iya…

Bagaimana order telur dari Blitar?


Pada awalnya saya menulis blog ini sebenarnya saya tujukan untuk sharing informasi untuk pedagang dan peternak di negeri ini. Karena menurut saya, peternak itu tidak ada persaingan satu dengan lainya. Peternak itu ibarat kakinya terikat satu dengan lainnya, kalo harga baik kita semua merasakanya, dan apabila harga jatuh kita semua pun merasakan dampaknya. Tidak perduli itu peternak besar maupun kecil. Karena itu apabila komunikasi antar peternak dapat terjalin dengan baik, maka kita bisa mengambil langkah yang tepat dalam mengembangkan usaha peternakan kita.

Tetapi banyak juga sms maupun telepon ke hp saya dari para distributor telur dari luar kota, yang menanyakan bagaimana cara mendapatkan harga seperti yang saya infokan tersebut. Perlu saya jelaskan bahwa saya memang tidak melakukan transaksi jual beli langsung dengan pedagang dari luar kota, demi untuk menjaga ke- independen-nan sms info ini, tetapi jika ada member sms info yang ingin order telur dari blitar, saya akan memberikan informasi dimana anda bisa memperoleh harga sesuai dengan kisaran harga sms info tersebut.

Di blitar banyak sekali PS (Poultry Shop) yang menjual telurnya ke luar kota, bahkan untuk peternak besar ( yang kapasitas produksinya lebih 5 ton/hari) biasanya juga melakukan pengiriman langsung ke luar kota meskipun sebagian telurnya juga masih tergantung penjualannya kepada PS-PS lokal.

Untuk bisa bertransaksi dengan PS lokal di blitar ini tentu pada awalnya juga agak rumit, misalnya tentang masalah pembayaran atau waktu harga sedang naik. Jika anda adalah pedagang dari luar kota yang baru melakukan transaksi tentu akan diminta pembayaranya kontan atau transfer dulu sebagian. Hal ini memang perlu maklumi, karena sebagai pemain baru tentu harus bisa menunjukkan kredibilitasnya, dan para PS atau pedagang dari blitar ini tentunya juga sangat berhati-hati dalam melakukan transaksi dengan pemain yang masih di anggap baru.

Sebaiknya anda mencoba untuk mendapatkan suplier baru ini sebaiknya pada saat telur di blitar turun atau sedang macet, karena jika anda melakukan penawaran pada waktu harga naik tentu sulit untuk bisa mendaptkan barang, karena para suplier ini tentu mengutamakan langganan rutinya. Seandainya dapat pun tentu harga nya diangkat lebih tinggi dari harga normalnya.

Untuk masalah harga bagaimana? Di blitar banyak sekali distributor telur besar yang harga nya bisa di bandingkan , jangan sampai anda hanya mempunyai satu suplier dari blitar. Kalo hanya punya satu suplier tentu sulit sekali untuk memperoleh harga yang baik dengan kualitas yang bagus. Bahkan bila anda bisa membayar kontan saya yakin anda bisa mendapatkan harga di blitar yang lebih murah dari info harga yang saya informasikan.



____________Pasang Iklan Disini_______________



Budi Jaya PS
Poutry shop yang khusus menjual telur arab dan telur puyuh.
Telur Arab/Kampung biasa, orange dan merah

Melayani pengiriman telur arab / telur kampung biasa, orange dan merah Luar kota dan Luar Pulau


Pengiriman telur kampung arab, telur itik dan telur puyuh



Info lebih lanjut:
085 636 561 38


Faktor Penghambat beternak ayam petelur

Tujuan sebuah usaha tentu saja untuk mendapatkan keuntungan yang optimal. Demikian juga dengan usaha ternak ayam petelur ini. Dunia bisnis merupakan dunia yang penuh persaingan, termasuk dunia usaha peternakan layer ini. Jadi sebelum kita menentukan akan menekuni sebuah jenis usaha sebaiknya kita harus berpikir masak-masak telebih dahulu. Pada dasarnya tidak ada sebuah kesuksesan itu yang bisa dicapai dengan mudah. Tentu membutuhkan waktu, tenaga, pikiran dan yang terpenting adalah ketekunan dan keuletan.

Kita lebih dulu harus memahami tentang faktor-faktor yang menjadi penghambat dalam mengembangkan usaha ini. Jangan hanya melihat sebuah kesuksesanya saja. Karena kalau dari awal usaha kita sudah membayangkan tentang enaknya saja, begitu ada kesulitan tentu semangat kita akan berkurang bahkan mungkin juga sudah tidak berminat lagi untuk meneruskan usaha ini. Menurut saya, dalam memutuskan suatu usaha itu, kita lebih dahulu memahami tentang kesulitan dan faktor-faktor yang menjadi penyebab sebuah kegagalan suatu usaha tersebut. Jadi kita sudah siap dengan kondisi terburuk yang akan terjadi nantinya.

Faktor-faktor penghambat usaha layer ini akan menyebabkan timbulnya permasalahan dan kendala yang memerlukan cara penanganan tersendiri. Ada beberapa macam permasalahan dan kendala yang akan timbul dan menghambat perkembangan usaha ternak layer ini, antara lain:
  1. Resiko Kematian. Bagaimanapun juga usaha yang berhubungan dengan makhluk hidup tentu saja mempunyai resiko kematian yang cukup besar. Adanya sedikit saja kesalahan dalam pemeliharaan, akan mengakibatkan terjadinya banyak kematian, penyusutan populasi dan penurunan kemampuan berproduksi. Sebagai contoh, biasanya peternak sedikit sembrono jika melihat ternaknya sehat, tidak melakukan program vaksinasi secara teratur hal seperti inilah yang sering terjadi pada peternak pemula. Pengetahuan tentang penyakit ayam juga wajib dimiliki oleh peternak, karena semakin awal mengetahui gejala penyakit kita bisa lebih cepat dalam memberikan pengobatan. Sehingga biaya yang dikeluarkan bisa lebih ditekan. Untuk mempelajari tentang penyakit ayam ini, anda bisa membeli buku yang banyak tersedia di toko-toko buku.
  2. Fluktuasi Harga Telur. walaupun dunia peternakan ayam petelur ini cukup memberikan kepada peternak karena peluang pasar telur tersebut sangat menjanjikan, tetapi peternak sering diguncang dengan ke tidakstabilan harga telur dipasaran. Terjadinya fluktuasi harga telur dipasaran ini sangat sulit untuk diambil tindakan antisipasinya. Walaupun kendala ini umumya bersifat sementara, tetapi terkadang juga bisa berlangsung dikurun waktu yang cukup lama seperti harga telur di tahun 2009 hingga awal 2010 ini yang cukup berat memuklul usaha peternakan layer ini, terutama peternak kecil dan peternaka pemula. Menurut saya antisipasi untuk mengurangi kerugian akibat fluktuasi harga ini hanya dengan menjaga stok pakan yang baik.
  3. Musim yang tidak menguntungkan. Untuk negara tropis seperti tempat kita ini sering terjadi musim-musim yang kurang menguntungkan bagi usaha ternak ayam, terutama pada tahun-tahun kering yang berurutan. Terjadinya tahun-tahun kering secara berurutan. Hal ini menyebabkan tertundanya musim panen tanaman pangan, khusunya jagung dan hasil ikutanya yang berupa katu. Akhirnya penyedian bahan baku pakan jagung yang merupakan bagianterbesar dari ransum, menjadi sangat kurang atau langka. Dan harga ransum pun ikut melambung tinggi. Jadi peternak akan menghadapi 2 faktor yang menghimpit usaha ternak ayamnya, yakni adanya kenaikan harga pakan dan terjadinya fluktuasi atau merosotnya harga telur.
Itulah faktor-faktor yang menjadi penghambat utama dalam usaha peternakan ayam petelur, apakah anda siap mengahadapi hal-hal tersebut?. Yang jelas tidak ada tidak ada suatu permasalahan yang tidak bisa terselesaikan. Semua butuh waktu, tenaga, pikiran dan kesabaran.



Semoga Bermanfaat.

Budidaya Burung Puyuh (Coturnix coturnix japonica)

Penulis:

Desty Apritya, SKH

Mahasiswa Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Airlangga Surabaya


“Kami menurunkan kepadamu mann dan salwa (mann ialah sejenis madu sedangkan salwa ialah sejenis burung puyuh) makanlah (makanan) yang baik-baik dari rezeki yang telah Kami berikan kepadamu” (Q.S Al-Baqarah ;57)


Telah berabad-abad yang lalu sejak Al-Quran diturunkan telah dinyatakan bahwa burung puyuh merupakan sumber pangan yang diperbolehkan untuk dikonsumsi.

Kini bisnis burung puyuh semakin digemari masyarakat. karena pemeliharaan yang mudah,sederhana dan omset yang dihasilkan cukup besar.

Burung puyuh atau biasa dikenal dengan nama “gemak” (bahasa jawa) bernama latin Coturnix coturnix japonica termasuk dalam famili Phasianidae . Burung Puyuh memiliki sayap namun tidak pandai terbang seperti burung pada umumnya.

Model kandang puyuh ada 2 (dua) macam yang biasa diterapkan yaitu sistem litter (lantai sekam) dan sistem sangkar (batere). Ukuran kandang untuk 1 m2 dapat diisi 90-100 ekor anak puyuh, selanjutnya menjadi 60 ekor untuk umur 10 hari sampai lepas masa anakan.


Pemeliharaan burung puyuh dilakukan mulai umur 1 hari sampai 18 bulan. Saat berumur 1 hingga 30 hari pemeliharaan dilakukan pada kandang postal atau litter, hari berikutnya dipindahkan pada kandang batere. Dalamsistem perkandangan yang perludiperhatikanadalah temperatur kandang yang ideal atau normal berkisar 20-25 ºC; kelembaban kandang berkisar 30-80%; penerangan kandang pada siang hari cukup 25- 40 watt, sedangkan malam hari 40-60 watt (hal ini berlaku untuk cuaca mendung/musim hujan). Tata letak kandang sebaiknya diatur agar sinar matahari pagi dapat masuk kedalam kandang.

Puyuh mulai berproduksi pada umur 38 hari. Puncak produksi dapat berlangsung selama 4 bulan mulai bulan ke 4, 5, 6 dan 7. Puncak produksi dapat mencapai hingga 90% Biasanya puyuh berproduksi mulai pukul 15.00 sampai 22.00. Uniknya dari pemeliharaan puyuh ini, dalam satu kandang dengan populasi 2000 ekor diberi pejantan kurang lebih 5 ekor, tujuannya sebagai penyemangat betina supaya bertelur terus. Komunikasinya bisa didengar dengan suara mereka yang sahut menyahut.


Program vaksinasi yang biasa diberikan yaitu ND Lasota atau NDIB (Newcastle Disease, Infectious Bronchitis) pada hari ke-9 dan AI (Avian Influensa atau Flu burung) pada hari ke-30. Ransum (pakan) yang dapat diberikan untuk puyuh terdiri dari beberapa bentuk, yaitu: bentuk pellet, remah-remah dan tepung. Karena puyuh yang suka usil mematuk temannya akan mempunyai kesibukan dengan mematuk-matuk pakannya. Pemberian ransum puyuh anakan diberikan 2 (dua) kali sehari pagi dan siang. Sedangkan puyuh remaja/dewasa diberikan ransum hanya satu kali sehari yaitu di pagi hari. Untuk pemberian minum pada anak puyuh pada bibitan terus-menerus.


Penyakit yang biasa menyerang burung puyuh antara lain :


1. Radang usus (Quail enteritis)

Penyebab: Clostridium colinum, bakteri anaerobic yang membentuk spora dan menyerang usus bawah dan sekum, sehingga dapat menimbulkan keradangan

Gejala : puyuh tampak lesu, nafsu makan menurun, bulu kelihatan kusam, diare encer

Penularan : Melalui pakan dan minum yang terkontaminasi feses

Pengendalian : memperbaiki tata laksana pemeliharaan, serta memisahkan burung puyuh yang sehat dari yang telah terinfeksi. Menjaga kebersihan kandang dan mengupayakan populasi tidak terlalu padat

Pencegahan: Basitrasin 0,005% - 0,01 % dlm pakan / air minum
Pengobatan :
Melalui pakan / air minum dengan mencampur basitrasin, klortetrasiklin, eritromisin, doksisiklin, ampisilin, tilosin dan linkomisin.
Dosis Basitrasin : 100 g /ton makanan


2. Prolaps (dobolen)

Penyebab: terlalu banyak pemberian vitamin dan mineral untuk telur, sehingga bentuk telur terlalu besar, pada saat mengeluarkan saluran telur juga ikut keluar (dobol)

Gejala : : telur terlalu besar, pada saat mengeluarkan saluran telur juga ikut keluar (dobol) sehingga menimbulkan kematian

Pencegahan: Pemberian tambahan mineral secukupnya tidak berlebihan

3. Newcastle Disease (ND) atau tetelo

Penyebab: virus golongan paramyxo

Gejala : : puyuh sulit bernafas, batuk-batuk, bersin, timbul bunyi ngorok, lesu, mata ngantuk, sayap terkulai, feses encer kehijauan,.tortikolis (kepala memutar-mutar tidak menentu)

Pencegahan: Vaksinasi pada umur 9 hari

Penularan : Melalui pakan dan minum, udara serta peralatan kandang yang kurang bersih

Pengendalian : Menjaga kebersihan lingkungan dan peralatan yang tercemar virus, ayam yang mati segera dibakar/dibuang (jangan dibuang di sungai), pisahkan ayam yang sakit

Pengobatan: tidak ada obatnya, namun untuk mencegah infeksi sekunder bakteri dapat diberikan Ampicilin, colistin,Enrofloxasin. Dan untuk meningkatkan kondisi diberikan vitamin.


4. Pullorum (berak putih)

Penyebab: bakteri Salmonella pullorum

Gejala : : kotoran berwarna putih, nafsu makan hilang, sesak nafas, bulu-bulu mengkerut dan sayap lemah menggantung. Berak putih, Pertumbuhan lamban, Sayap menggantung atau turun, Nafas ter engah-2, Arthritis, produksi telur turun, nafsu makan turun, diare putih ,apabila sembuh dapat menjadi karier, kotoran mengotori kloaka

Pencegahan: Menjaga kebersihan kandang dan peralatan kandang yang digunakan

Penularan : Melalui pakan dan minum, serta peralatan kandang yang kurang bersih

Pengobatan: Ampicilin, colistin,Enrofloxasin. Dan untuk meningkatkan kondisi diberikan vitamin.


5. Koksidiosis (berak darah)

Penyebab: parasit protozoa, Eimeria sp

Gejala : timbulnya keropeng-keropeng pada kulit yang tidak berbulu, seperti pial, kaki, mulut dan farink yang apabila dilepaskan akan mengeluarkan darah

Pencegahan: Menjaga kebersihan kandang dan peralatan kandang yang digunakan, memisahkan puyuh yang terinfeksi

Penularan : kontaminasi feses pada peralatan kandang yang kurang bersih, sehingga ookista yang terdapat feses puyuh penderita termakan oleh puyuh sehat.

Pengobatan: Sulfaquinoxaline, amprolium, diclazuril


6. Fowl Pox (cacar unggas)

Penyebab: virus poxvirus

Gejala : : feses berdarah dan mencret, nafsu makan kurang, sayap terkulasi, bulu kusam, anemia nampak pada pial pucat

Pencegahan: Memisahkan puyuh yang terinfeksi dan menjaga kebersihan kandang

Penularan : kontaminasi pakan, minum serta udara

Pengobatan: tidak ada obatnya, namun untuk mencegah infeksi sekunder dapat diberikan antibiotik ampicilin, colistin, tetracyclin. Dapat dioleskan neomycin pada luka setelah bungkul cacar terkelupas.


7. Quail Bronchitis

Penyebab: virus adenoviruss

Gejala : : puyuh kelihatan lesu, bulu kusam, gemetar, sulit bernafas, batuk dan bersin, mata dan hidung kadang-kadang mengeluarkan lendir.

Pencegahan: Memisahkan puyuh yang terinfeksi dan menjaga kebersihan kandang

Penularan : sirkulasi udara yang tidak baik atau kandang terlalu padat

Pengobatan: enrofloxasin


8. Aspergillosis

Penyebab: jamur Aspergillus fumigatus

Gejala : : Puyuh mengalami gangguan pernafasan, mata terbentuk lapisan putih menyerupai keju, mengantuk, nafsu makan berkurang..

Pencegahan: memperbaiki sanitasi kandang dan lingkungan sekitarnya

Penularan : penyimpanan pakan yang terlalu lama sehingga berjamur, sirkulasi udara yang tidak baik atau kandang terlalu padat

Pengobatan: pemberian vitamin larut lemak (A,D,E,K) untuk mengurangi pengaruh keracunan akibat jamur (aflatoxin)

Untuk menghindari timbulnya penyakit kebersihan lingkungan kandang dan vaksinasi terhadap puyuh perlu dilakukan secara rutin. Pengontrolan penyakit dilakukan setiap saat dan apabila ada tanda-tanda yang kurang sehat terhadap puyuh harus segera dilakukan pengobatan sesuai dengan petunjuk dokter hewan atau petunjuk dari Poultry Shop.






















Gambar 2. Burung puyuh dalam kandang batere























Gambar 3. Salah satu kandang peternakan burung puyuh di daerah Tumpang, Talun, Blitar





Infectious Laryngotracheitis (ILT)

Pada awal kejadian penyakit, bulu secara mendadak rontok yang berlangsung selama 1-3 hari. Ayam ngorok, batuk dan bernapas dengan susah payah sehingga leher sebentar-bentar dijulurkan. Berdasarkan pengalaman saya penyakit ini biasanya berlarut-larut. Kadang ayam kecil bisa juga terinfeksi jika belum di vaksin dan ada layer yang baru divaksin sedang sakit karena pos vaksinasinya yang dekat jaraknya.

Penyakit ini berjalan sangat cepat, masa inkubasi 6-10 hari. angka kematian 5-70 %, biasanya berkisar antara 10-20% dengan angka kesakitan bisa mencapi 100%. yam yang terserang ILt ini dapat mati atau sembuh setelah 2 minggu. Pada layer produksinya dapat turun hingga 10-20 %, produksi akan kembali normal setelah 4 minggu.

ILT ini disebabkan oleh virus. Virus ini mudah mati oleh desinfektan dan sinar matahari langsung. Virus akan mati pada suhu 55 derajat celcius selama 10-15 menit dan suhu 38 derajat celcius selama 48 jam. Pada suhu 0 derajat celcius tahan hidup dan tetap infektif diluar induk semang. Jika virus terselubung di dalam lendir atau bangkai ayam tetap berbahaya untuk waktu yang panjang. ayam yang berhasil sembuh dari serangan ILT akan menjadi kebal dalam jangka waktu 1 tahun, sedangkan vaksinasi akan menimbulkan kekebalan dalam jangka waktu 2-12 bulan.



Ayam bangkok hobiku, merpati balap kegemaranku

Ya... harga telur hari ini lumayan sekali kenaikanya. Kalau saja harga telur ini masih naik lagi dan yang terpenting stabil diatas BEP, tentu sebagai peternak kita dapat sejenak melepaskan lelah dan sedikit kembali ke urusan hoby lagi.

Sejak kecil saya seneng banget dengan merpati balap dan ayam bangkok. Tetapi satu hal yang perlu dipahami mengenai ayam bangkok ini, khusunya penggemar dan peternak saya tidak menganjurkan untuk memanfaatkan ayam aduan dan merpati balap ini sebagai sarana perjudian.







Bagi penggemar, pemeliharaan ayam bangkok ini semata-mata dimaksutkan untuk menyalurkan kegemaran sekaligus menikmati seni bertarungnya yang harus diakui memang indah. sedangkan bagi peternak sendiri, kehadiran ayam tersebut merupakan salah satu alternatif dalam meningkatkan penghasilan.


Masalah ini perlu ditekankan, agar tidak muncul penilaian bahwa pemeliharaan ayam bangkok identik dengan membiarkan perjudia. Anggapan seperti ini sudah saatnya untuk diluruskan, karena pemerintah sendiri sudah sejak lama melarang segala bentuk perjudian.

Saat ini saya sedang mempelajari kemungkinan untuk mendapatkan bibit unggul ayam bangkok ini dengan menggunakan inseminasi buatan.

IB atau inseminasi buatan adalah teknik mengawinkan ternak secara buatan. atau sering disebut dengan kawin suntik. IB ini dilakukan dengan menyuntikan cairan semen yang telah diencerkan dengan pengencer tertentu ke saluran reproduksi ayam betina yang sedang birahi.

Teknologi IB pada ayam bangkok ini merupakan gabungan dari beberapa teknologi, yaitu:
  1. Teknologi penampungan semen
  2. Teknologi pengenceran semen dan penangananya.
  3. Serta Teknologi fertilisasi atau pembuahan dan keberhasilanya.
Teknologi IB ini sebenarnya adalah teknologi yang sederhana karena:
  1. Dapat dikerjakan dengan mudah oleh peternak.
  2. Peralatan kawin suntik ini relatif sederhana, mudah diperoleh, harganya murah, dapat digunakan berulang-ulang.
  3. Tidak perlu laboratorium spesial
  4. Biologis ayam bangkok betina dan pejantan memungkinkan pelaksanaan kawin suntik ini secara mudah, keberhasilan IB lebih tinggi daripada perkawinan secara alami.
  5. Penetasan telur dapat dilakukan dengan mesin tetas ataun dengan induk pengeram.
  6. Dapat memacu program rekayasa genetika, peningkatan produksi, pengadaan bibit unggul, penurunan inbreeding pada populasi generasi hasil IB
  7. Memungkinkan dilakukanya pengaturan manajemen yang terarah telur bibit ayam bangkok dalam waktu tertentu.

Central Bangkok Farm
Tumpang - Talun
Blitar
Jawa Timur



(Tiap butir dikemas dengan Styrofoam meminimkan guncangan)
Packing yang profesional meminimkan resiko pecah dan efek goncangan


Melayani Pesanan Telur Tetas Ayam bangkok F1
dari luar kota dan luar pulau
Minimal 10 butir.
harga per butir Rp.25.000,-
(belum termasuk ongkos kirim)
harus pesan dulu, maaf tidak ready stok



TIPS PEMESANAN TELUR TETAS AYAM BANGKOK F1:
(jika tidak menggunakan mesin penetas telur)
  1. Beli dahulu ayam kampung biasa yang sudah siap telur.
  2. Sesudah ayam bertelur 5-6 butir, sms ke pengawas kandang kami untuk mengirimkan telur tetas ayam bangkok F1.
  3. Perkiraan sampai 4-5 hari telur sampai ke tempat anda.
  4. Gantikan telur ayam kampung anda dengan telur tetas ayam bangkok F1.
  5. Selalu sedikan air minum dan pakan di dekat ayam yang sedang mengerami telur tetas ayam bangkok F1 anda.
  6. Semoga Berhasil.


Kebanyakan dari peternak ayam bangkok baru membeli obat pada waktu ayamnya menunjukan gejala sakit, dan hal seperti ini sering kali sudah terlambat sehingga penyakit pada ayam bangkok ini sudah terlambat untuk diobati. Antibiotik berspektrum luas ini sangat cocok bagi penggemar ayam bangkok untuk berjaga-jaga jika sewaktu-waktu ayamnya menunjukan gejala sakit sebagai pengobatan pertama yang cukup efektif.

VET-OXY SB

Komposisi :
Oxytetracycline 50 mg & Lidokain 2%

Indikasi:
Pengobatan berbagai penyakit yang disebabkan oleh organisme sensitif terhadap oksitetrasiklin pada unggas seperti:
  1. CRD (Ngorok)
  2. Korisa (snot, pilek, muka bengkak)
  3. Kolera (berak hijau)
  4. Infeksi bakteri Gram (-) dan Gram (+) yang resisten terhadap penicilin
Aturan Pakai:
0,25 ml (cc) per kg berat badan ayam. Jika berat ayam yang sakit sekitar 1kg maka dosis yang disuntikan adalah 0,25 ml (cc), jika berat ayam sakit sekitar 2 kg maka dosis penyuntikan 0,5 ml (cc). demikian seterusnya.
Disuntikan pada Dada atau Paha (jangan sampai mengenai tulang)
Berikan 3 hari berturut-turut.

Isi Vet-Oxy dalam 1 botol adalah 100 ml, jadi jika digunakan untuk ayam dengan barat badan sekitar 2 kg bisa digunakan untuk 200 kali injeksi. Jika disimpan dengan benar, obat masih bisa digunakan hingga 6 bulan dari mulai digunakan.





Bebek jantan untuk pedaging ( bebek potong )

Oleh : Rikma, Peternak bebek, Blitar

-->
-->
Sekarang ini daging bebek / itik sudah mulai digemari oleh masyarakat kita, bisa dilihat di kota-kota besar banyak menjamurnya warung – warung ,restoran , cafe dan kedai-kedai makanan lainnya yang menyediakan menu dari daging bebek / itik.


Kebutuhan daging bebek / itik di pasaran sekarang ini pada umumnya berasal dari bebek/itik afkir petelur yang telah berumur lebih dari 2 tahun dengan kwalitas daging yang kurang bagus, dan ada juga peternak yang memelihara secara tradisional yang hasilnya kurang menguntungkan karena para peternak tradisional ( di angon ) untuk mencapai berat jual sekitar 1.1kg – 1.4kg memerlukan waktu 85 – 100 hari dan mempunyai resiko kematian yang cukup tinggi.


Jika melihat peluang pasar yang cukup menggairahkan, usaha ternak bebek pedaging ( bebek potong jantan ) secara intensif sekarang ini bisa dikatakan sebagai usaha yang layak. Sebagai gambaran dari 1000 telur yang ditetaskan akan menghasilkan 50% betina dan 50% jantan, berarti menghasilkan 500ekor anak bebek jantan ( DOD ) yang biasanya harganya lebih murah dari betina dan belum banyak dimanfaatkan para peternak untuk penghasil daging yang baik. Dengan pemeliharaa secara intensif untuk mencapai berat jual di butuhkan waktu 45 – 50 hari tergantung dari ransum pakan yang diberikan. Keberhasilan beternak bebek jantan potong secara intensif ditentukan oleh pakan 60%, pola pemeliharaan 20%, perkandangan 20%. 

-->

-->
Berikut sebagai gambaran perkembangan pemeliharaan bebek jantan potong secara intensif :
Berat badan Konsumsi pakan
Umur /mgg Per ekor / kg per 100ekor / kg
1 mgg 0.09 4.4 kg /hari
2 mgg 0.2 5.7 kg /hari
3 mgg 0.45 7.7 kg /hari
4 mgg 0.7 8.7 kg /hari
5 mgg 0.9 11.3 kg /hari
6 mgg 1.1 12.9 kg /hari
7 mgg 1.3 13.2 kg /hari
8 mgg 1.4 14.5 kg /hari
Catatan : * umur 0 – 21 hari kandungan pakan protein 21% , kal 3000kkal
* umur 22 hari sampai jual protein 17% - 18 % , Kal 2800 – 3000kkal
Perkandangan
  • kepadatan kandang
umur ekor / m2
1 - 7 hari 25
8 - 14 hari 23
15 – 28 hari 19
29 – 35 hari 16
36 – 42 hari 11
43 – 49 hari 8
49 – 56 hari 6
  • Umur 0 – 21 hari ditempatkan di kandang slat ( alas kawat / bambu ) di beri penghangat ( brooder ) suhu ideal 29 – 31o celcius ,
  • Umur 22 hari keatas ditempatkan di kandang ren ( disediakan tempat berteduh dan umbaran )
  • Kandang ren disediakan kolam kecil untuk bermain ( kwalitas air harus di jaga ) kadalaman 10 cm, lebih baik air yang terus mengalir .
Air
  • Air minum diberikan adlibitum ( tidak dibatasi / tersedia sepanjang waktu )
Vaksin
  • Cukup 1 kali pada umur 7 hari diberi vaksin ND.
  • Walaupun bebek / itik cenderung memiliki ketahanan yang baik terhadap penyakit, tetapi perlu vaksin untuk pencegahan.

baca juga:

Permasalahan peternak itik petelur